"Jalan Masih Panjang" – Pep Guardiola Kalem Manchester City Dikalahkan Tottenham Hotspur
Manchester City selaku juara bertahan Liga Primer Inggris harus menerima kekalahan pada laga perdana mereka, menantang Tottenham Hotspur, di Stadion Tottenham Hotspur, Minggu (15/8) malam WIB.
Pada laga tersebut Man City turut diperkuat pemain termahal Inggris, Jack Grealish, tapi permainan mereka nampak belum maksimal. Spurs selaku tuan rumah akhirnya mampu mencuri gol pada menit 55′, lewat Son Heung Min.
Manajer Man City, Pep Guardiola, anti panik dengan kekalahan yang diderita timnya awal musim ini. Menurut eks gelandang Barcelona tersebut, Man City memperlihatkan dominasi bagus di daerah lawan, tapi memang belum maksimal dalam membuat peluang.
Apa kata Pep Guardiola soal kekalahan Manchester City?
“Kami memulainya dengan sangat baik. Kami memiliki beberapa masalah dalam transisi, dan kami tidak cukup baik. Kami kebobolan karena kami kehilangan bola. Secara umum, intensitas kami untuk menciptakan peluang cukup bagus, sayangnya kami tidak cukup baik untuk menyelesaikannya, dan akhirnya kami kalah,” ujar Pep selepas laga.
“Kami kehilangan bola, lalu tertinggal. Lucas Moura memiliki kualitas untuk membawa bola ke depan. Ini terjadi karena kami tidak bisa membuat segalanya lebih sederhana. Kami kehilangan bola dan mereka bisa melaju ketika kami semestinya bisa bertahan lebih dalam. Terlepas dari itu, sebenarnya semua cukup baik. Kadang kami kehilangan second ball, tapi secara umum kami bagus.”
“Dua hari yang lalu adalah kali pertama kami bersama, jadi saya tahu bahwa pemain perlu kembali secara mental. Satu pekan lagu, dan ini adalah permulaan musim, maka kami harus memenangkan pertandingan. Masih ada 37 pertandingan lagi. Masih ada musim yang panjang. Kami mencoba memperbaiki sesuatu setelah apa yang terjadi, untuk kembal memiliki versi terbaik dari kami,” tukas Pep.
Gambaran pertandingan
Tottenham Hotspur tanpa striker andalan mereka, Harry Kane, yang memang terus dikaitkan dengan pintu keluar dari klub. Manchester City menurunkan Jack Grealish, pemain termahal Inggris, tapi tidak menyertakan John Stones dan Kevin De Bruyne.
Man City sejatinya mampu mendominasi daerah pertahanan dari Spurs, tapi serangan balik dan intensitas Spurs cukup baik sehingga mereka terus-menerus menyengat City melalui serangan balik. Hal itu yang menjadi sorotan Pep Guardiola, bagaimana Spurs begitu baik dalam melakukannya.